Feeds:
Tulisan
Komentar

this holiday i’m participating in schlumberger vacation training program. this program will take 1 month and i’ve been in this program for 1 week. schlumberger is an oilfield service company who provide services and tchnology to oil company during the upstream process of oil industry.

i am located in Badak base, in wireline segment. Badak base is located in the district of Muara Badak, in the northside of Mahakam River delta, Regency of Kutai Kartanegara, East Kalimantan, Indonesia. Surrounding Mahakam Delta are productive fields which is being operated by many well-known oil company such as Total, Chevron, Pertamina, and VICO. Here in Badak, schlumberger is servicing VICO (Virginia Oil Company)

 

–(to be continued)–

FAISAL BASRI -

http://faisalbasri.kompasiana.com/2009/05/25/hantu-neoliberalisme-versus-ekonomi-kerakyatan/

Jika kita melakukan pencairan di Google untuk kata neoliberalism, maka muncul sekitar 1.700.000 entries. Tak ada definisi baku tentang istilah ini. Neoliberalisme tak dijumpai dalam taksonomi ilmu atau mazhab-mazhab ekonomi. Ia merupakan istilah turunan yang sangat populer di kalangan aktivis.

Istilah ekonomi kerakyatan atau people’s economy lebih banyak lagi dijumpai di Google search, lebih dari 46 juta entries. Definisinya tentu lebih beragam.Salah satu versi ringkas dari definisi neoliberalisme adalah: “The ideology of the (free) market and private interests as opposed to state intervention (dominance).” Kata di dalam kurung merupakan penambahan oleh penulis.

Jadi, azalinya, neoliberalisme berakar dari sistem kapitalisme pasar (market capitalism), yang dalam wujud ekstremnya disebut free market capitalism. Istilah yang terakhir ini bisa dikatakan berlebihan, mengingat esensi kapitalisme sendiri adalah pasar bagi transaksi ekonomi (Amartya Sen, 2009).

Apakah kapitalisme pasar bebas ada dalam kenyataan? Negara-negara kaya di Amerika, Eropa, dan Asia, yang berlabel kapitalis ternyata sarat dengan praktik-praktik di luar pasar, seperti tunjangan penganggur, berbagai bentuk jaminan sosial, dan penyediaan jasa publik seperti sekolah dan kesehatan. Banyak juga dari negara-negara tersebut yang memberikan subsidi dan beragam perlindungan terhadap industri ataupun produk lokal, baik terang-terangan maupun terselubung.

Oleh karena itu, boleh dikatakan bahwa sistem kapitalisme pasar bebas merupakan abstraksi dari suatu model ekstrem, yang tak pernah kita temui dalam kenyataan. Karena, tak satu negara pun yang menyerahkan roda perekonomian pada mekanisme pasar bebas dan kepemilikan sepenuhnya pada swasta.

Pada sisi ekstrem yang lain, tak ada satu negara pun yang mengendalikan sepenuhnya perekonomian dengan perencanaan terpusat dan kepemilikan sepenuhnya pada negara.

Yang kita jumpai dalam praktik adalah di antara kedua kutub ekstrem itu. Ada welfare state yang dekat ke ekstrem kanan, ada pula sosialisme yang dekat ke ekstrem kiri. Di tengahnya ada social market economy.

Dengan demikian, kontras yang ekstrem adalah: kapitalisme pasar bebas versus komunisme.

Salah satu pendekatan ekonomi politik mengedepankan pemisahan berdasarkan komitmen nilai individu versus komunitas dan persamaan versus hirarki. Jika yang menjadi acuan adalah individu dan hirarki, maka sistemnya kita sebut classical liberal atau libertarian. Sistem ini merupakan induk dari kapitalisme pasar bebas.

Sebaliknya, kalau yang menjadi acuan adalah komunitas dan persamaan, sistemnya kita sebut radikal. Ini merupakan landasan dari komunisme. Di antara keduanya adalah modern liberal dan konservatif.

Di mana posisi neoliberalisme? Ia merupakan turunan dari classical liberal dan kapitalisme pasar bebas. Ciri-ciri tambahan dari neoliberalisme adalah perdagangan bebas dan lalu lintas modal bebas dalam lingkup global, sebagai alat untuk ekspansi kapitalisme global.

Kenapa di negeri kita neoliberalisme dipertentangkan dengan ekonomi kerakyatan? Ya, salah kaprah.

Ekonomi kerakyatan bukanlah sistem ekonomi. Melainkan, lebih sebagai pilihan orientasi kebijakan ekonomi yang menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan dasar atau kebutuhan pokok rakyat. Bisa diterapkan di negara komunis seperti Kuba, bisa juga diterapkan di negara-negara yang menganut sistem pasar seperti di negara-negara Skandinavia.

Bisa pula ekonomi kerakyatan mengacu pada orientasi kebijakan yang mengutamakan penguatan fondasi ekonomi kelompok masyarakat mayoritas yang posisinya lemah. Karena itu disebut juga sebagai kebijakan pemberdayaan rakyat.

Pancasila dan UUD 1945 mengamanatkan kita untuk mewujudkan kesejahteraan sosial, bukan orang per orang. Tapi bukan lantas kita mencampakkan pasar.

Kata kunci: pasar tak sama dengan pasar bebas.

Erwida Maulia , The Jakarta Post , Jakarta | Thu, 05/14/2009 8:21 PM | Election 2009

It is very likely to be a one-round presidential election in July, with incumbent President Susilo Bambang Yudhoyono and his running mate, central bank governor Boediono, the favorite of the majority of voters, according to a recent survey.

The survey, conducted two weeks ago by the Indonesian Survey Institute (LSI), found that 70 percent of the 2,014 respondents will vote for Yudhoyono and Boediono, compared with 21 percent for the Megawati Soekarnoputri-Prabowo ticket and a mere 3 percent for Jusuf Kalla and Endriartono Sutarto [It shud be Wiranto] LSI executive director Saiful Mujani said that at the time the survey was conducted, it was believed that Kalla would pick Endriartono, former Indonesian military (TNI) chief, as his running mate, not Wiranto, another former TNI chief, who was eventually chosen.

Saiful denied that he had earlier been informed of Yudhoyono’s pairing with Boediono, saying the LSI also matched the incumbent President with other potential figures, including State Secretary Hatta Radjasa, People’s Consultative Assembly speaker Hidayat Nurwahid and Finance Minister Sri Mulyani Indrawati.

“But, the survey found that Yudhoyono won about the same amount of votes with whomever he pairs with,” Saiful told reporters after announcing the results of the survey here Thursday.

“Boediono’s candidacy neither lessened nor add to his popularity,” he added.

The LSI found that Yudhoyono, already the most popular among other presidential hopefuls, enjoys even more popularity with his Democratic Party winning the April 9 legislative elections.

His popularity has been steadily increasing since mid 2008, while that of his main contender, Megawati, has been slowly decreasing.

In the recent survey, 67 percent respondents said they would vote for him, followed by 12 percent for Megawati, 3 percent for Prabowo and 2 percent each for Kalla and Yogyakarta governor Sri Sultan Hamengkubuwono X; only 1 percent said they supported Wiranto.

About two months earlier, only 51 percent respondents said they would vote for Yudhoyono; 17 percent were for Megawati.

The survey also found that Yudhoyono’s popularity among the middle class is even higher, with 80 percent of 400 respondents saying they would vote for Yudhoyono, compared with 6 percent for Megawati and 5 percent for Kalla.

According to the survey, Religion and ethnic factors have no influence on Yudhoyono-Boediono’s popularity, saying they received major support from all religious and ethnic groups in Indonesia.

Go on, Mr. President, one of most influential leader…

Lanjutkaan!!

The following file in this post provides you to get data about the latest oil reserve, oil production, oil consumption, Gas reserve, and others related to oil industries. This statictical review was launched by British Petroleum on June 2008

click links below to download:

Statictical Review Excel version

Statictical Review .pdf version

LUCID DREAM

Ketika anda tidur, kemudian anda tanpa sadar berada dalam sebuah drama dimana anda merasa berada di sebuah tempat yang tidak familiar, dengan cerita tertentu dan dengan anda sebagai pemerannya, saat itulah anda bermimpi. Namun seringkali mimpi indah/buruk itu baru anda sadari bahwa itu adalah mimpi setelah anda bangun dari tidur, dan ketika anda ingin menceritakannya kembali kepada orang lain, anda melupakan sebagian besar mimpi itu.

Tetapi banyak juga yang menyadari bahwa itu hanyalah mimpi pada saat mereka tidur, dan setelah sadar, mimpi itu terus berlanjut dan orang yang tidur pun menikmati mimpi itu meskipun setelah bangun ia tidak sepenuhnya mengingat mimpinya. Peristiwa dimana kita sadar bahwa kita sedang bermimpi, dan mimpi itu terus berlanjut dinamakan Lucid Dream. Bahkan bagi beberapa orang, mimpi yang telah ia sadari dapat dimanipulasi sehingga ia dapat membuat cerita sendiri dalam mimpinya sementara secara fisik ia tertidur.

Saya sudah berkali-kali melakukan hal ini, yaitu memanipulasi mimpi yang saya sadari sehingga  ceritanya menjadi sesuai dengan keinginan saya, bahkan saya seringkali menemui setting tempat yang sama diantara mimpi-mimpi saya degan cerita yang berkelanjutan, seperti episode dalam sinetron. Sayangnya mimpi-mimpi itu tidak saya catat sehingga sekarang saya sudah melupakan semuanya.

apa perbedaan Lucid Dream dengan mimpi biasa?

Ketika kita bermimpi (normal), Kita biasanya hanya memiliki kendali sangat sedikit, atau bahkan tidak ada, terhadap apa yang terjadi didalam mimpi kita. Kita hanya mengikuti cerita dalam mimpi tersebut, bahkan bad things dapat terjadi didalam mimpi dan kita hanya dapat mengikutinya saja. Berbeda dengan Lucid dream dimana kita akan merasa terbangun dalam mimpi kita dan bisa mengendalikan sebagian atau bahkan seluruh mimpi kita, dan bahkan bisa melanjutkan mimpi kita di malam berikutnya (yang terakhir ini pernah saya alami sendiri).

Manfaat Lucid Dreaming?

Jika kita sadar bahwa kita sedang bermimpi, sementara cerita mimpi tersebut terus berlanjut, maka setidaknya kita dapat mengendalikan cerita dari mimpi kita itu.Itu adalah manfaat utama dari Lucid Dream. Dengan mengendalikan cerita mimpi, kita dapat:

  • Meghindari kejadian buruk yang bisa saja terjadi pada mimpi kita, sehingga bisa menghindari diri kita dari ketakutan
  • Mewujudkan imajinasi dan merasakan fantasi yang tidak dapat dirasakan di kehidupan nyata. Misalnya, ketika anda mengalami Lucid Dreaming, anda dapat terbang, menembus dinding, memiliki kekuatan super, dan bahkan berpindah ke tempat yang jauh dalam sekejap (teleport).
  • Membuat anda lebih percaya diri dan optimis dalam menjalani hidup, mungkin.

Pengalaman Saya

Tadi malam, 4 Mei 2009, pukul 3.45 am, saya baru memulai tidur setelah semalaman bermain aplikasi Facebook favorit saya, Texas Hold’em Poker. Saya selalu khawatir jika tidur pada dini hari, soalnya beberapa malam sebelumnya, saya sudah dua kali tidur pada waktu yang sama dan selalu mengalami sleep paralysis (istilah medis bagi “ditindih setan”) jika saya tidur dalam posisi telengkup. Akhirnya saya memutuskan untuk tidur dalam posisi miring. Belum pulas tidur, saya sadar saya sudah bermimpi. Dalam mimpi tersebut saya sedang berdiri di sebuah kamar tertutup yang kosong, berdinding cokelat dan hanya memiliki satu jendela. Saat itu saya sadar bahwa saya sedang bermimpi, dan saya tahu bahwa saya dapat membuat mimpi dengan cerita yang saya inginkan.

Akhirnya saya memutuskan untuk membuat cerita sedih, dalam mimpi saya, saya langsung menangis. Namun karena mimpinya gak seru, akhirnya saya teringat bahwa saya pernah membaca pengalaman lucid dream orang lain di internet, dan ia mengatakan betapa nikmatnya mencoba terbang dalam mimpi. Kemudian dalam mimpi itu saya menolakkan kaki pada lantai dan meluncur ke atas. Hebat… saya Terbang. Akhirnya dalam mimpi berdurasi 5-8 menit tersebut, saya terbang, jatuh, dan terbang lagi. Bahkan saya bisa terbang dan menembus tembok. Kemudian mimpi itu berakhir begitu saja karena saya tidak tau mau berbuat apa lagi dalam mimpi saya itu. Saya pun bangun dengan nafas terengah-engah, mencatat pengalaman saya itu (agar tidak lupa) dan akhirnya melanjutkan tidur lagi. Namun sayang, mimpi selanjutnya tidak lucid karena saya menyadari mimpi itu setelah mimpi itu berakhir.

Pengalaman terbang benar2 menyenangkan.  Dan saya ingin mengalaminya tiap malam.

Jumat, 1 Mei 2009 | 22:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masuk dalam jajaran 100 Tokoh Paling Berpengaruh Dunia 2009 versi majalah Time. Menurut situs resmi majalah tersebut, Presiden Yudhoyono masuk dalam kategori “Pemimpin dan Tokoh Revolusioner”.

Majalah itu juga menampilkan pendapat mantan wakil perdana menteri yang kini memimpin kubu oposisi di Malaysia, Anwar Ibrahim, atas kiprah Yudhoyono. Menurut Anwar, sejak memenangi pemilu langsung pertama pada 2004, Yudhoyono telah berhasil membawa Indonesia mengatasi semua tantangan, termasuk krisis keuangan global yang saat ini melanda dunia, sekalipun berbagai masalah masih mengadang.

Ibrahim juga mengatakan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat bagi Indonesia, sebagai negara berpenduduk Muslim terbanyak di dunia, untuk mengemban posisi yang menonjol di Asia dan di penjuru dunia Muslim.

Untuk kategori “Pemimpin dan Tokoh Revolusioner”, Time memilih 20 orang tokoh. Presiden Yudhoyono masuk dalam peringkat sembilan. Selain Yudhoyono, yang masuk dalam kategori “Pemimpin dan Tokoh Revolusioner” antara lain Edward Kennedy, Gordon Brown, Christine Lagarde, Thomas Dart, Avigdor Lieberman, Joaquin Guzman, Nouri al-Maliki, dan Hillary Clinton.

Penghargaan Time 100 meliputi lima bidang, yaitu “Pemimpin dan Tokoh Revolusioner”, “Ilmuwan dan Pemikir”, “Artis dan Penghibur”, “Pembangun dan Konglomerat”, serta “Pahlawan dan Ikon”. Edisi Time 100 beserta daftar finalnya diterbitkan pada 1 Mei 2009.

Untuk kategori “Pembangun dan Konglomerat” antara lain The Twitter Guys, Ted Turner, Meredith Whitney, Bernie Madoff, dan Brad Pitt.

Untuk kategori “Artis dan Penghibur” antara lain Rush Limbaugh, M.I.A, Sam and Dan Houser, Kate Winslet, Zac Efron, dan Tom Hanks.

Untuk kategori “Pahlawan dan Ikon” antara lain adalah Michelle Obama, Hadizatou Mani, Oprah Winfrey, Rafael Nadal, dan George Clooney.

Adapun untuk “Ilmuwan dan Pemikir” adalah Nouriel Roubini, Amory Levins, Jon Favreu, dan Yoichiro Nambu.

Sebelumnya, Majalah Forbes juga pernah membuat penghargaan untuk 100 tokoh perempuan berpengaruh di dunia. Menteri Keuangan Sri Mulyani merupakan salah satu nama yang masuk dalam daftar itu.

Lanjutkan Pak… Bapak telah mendapatkan reputasi internasional yang luar biasa….


Sumber : Antara

JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi satu dari 100 orang yang berpengaruh di dunia versi majalah TIME (TIME’s 100 The Most Influential People).

Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal mengatakan, Presiden SBY telah menerima surat pemberitahuan dari TIME. Dino mengungkapkan, penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh-tokoh dunia yang dinilai berhasil di bidangnya masing-masing.

“Setelah menerima surat tersebut Presiden SBY menyambut dengan baik dan merasa terharu. Presiden menyatakan penghargaan itu sebagai apresiasi, penghargaan, dan pengakuan dunia internasional terhadap bangsa Indonesia yang kini berada di garis terdepan dalam percaturan dunia internasional,” ujar Dino di Kantor Kepresidenan, Jakarta.

Dino mengatakan, SBY masuk dalam jajaran “TIME 100″ bersama mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair, mantan Menteri Luar Negeri AS Madeline Albraight, mantan Presiden Rusia Vladimir Putin, dan mantan Presiden AS George Bush.Daftar lengkap tokoh-tokoh yang masuk dalam penghargaan TIME tersebut akan dimuat pada 1 Mei 2009.

Dalam situs jajak pendapat TIME, kandidat utama finalis 100 orang yang berpengaruh antara lain Presiden AS Barack Obama. TIME mencatat Obama telah mampu mengalahkan Hillary Clinton, John McCain, dan sejarah rasis AS dengan memenangkan 53 persen suara dalam pemilu presiden. Kandidat lainnya adalah Jack Dorsey dan Biz Stone.

Keduanya merupakan pendiri jejaring sosial Twitter. Dengan jumlah pengguna Twitter mencapai 6 juta dan terus berkembang, kedua tokoh itu mampu mengembangkan perusahaan itu semakin besar ke depannya. Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, juga masuk sebagai kandidat. (Koran SI)

selamat Pak SBY, reputasi anda telah diakui secara internasional. Saya mendukung Bapak jadi presiden lagi..

Lanjutkan…!!!

Tulisan Sebelumnya »